Thursday, May 27, 2010

The Three Lions 2010 Unofficial Anthem


Saya bukan orang Inggris, tapi saya adalah salah seorang pendukung squad The Three Lions sejak tahun 1998. Pertandingan di Piala Dunia 1998 antara Inggris dan Argentina telah memperkenalkan saya pada sepak bola. Dan karenanya-lah, saya yang waktu itu masih SD, bisa mengenal Liverpool FC, klub sepakbola yang saya kagumi hingga sekarang dan selamanya, baik saat suka maupun duka, saat menang maupun kalah (lebai banget, hihihi).

Asal muasal sepak bola modern adalah dari Inggris, tapi baru pada tahun 1966 Inggris berhasil membawa tropi Piala Dunia untuk pertama kalinya. Inggris dan sepak bola merupakan dua hal yang tak terpisahkan, dan sepak bola sudah merupakan suatu budaya di Inggris. Setiap ada kejadian luar biasa atau event sepak bola yang melibatkan Inggris atau klub sepak bola di Inggris, biasanya akan ada lagu anthem atau lagu untuk sekedar mengenang suatu kejadian bersejarah tentang sepak bola atau pun emmberi semangat. Saking membudaya-nya sepak bola di Inggris, maka lagu-lagu tentang sepak bola pun bisa masuk di tangga lagu UK Single Top 100. Saya ingat, tahun lalu (2009) untuk memperingati kejadian Hilsborough Disaster yang memakan korban 96 supporter Liverpool pada tahun 1989, lagu The Fields of Anfield Road (lagu untuk mengenang kejadian tersebut) kembali mengudara di tangga lagu Inggris bisa peak di posisi 14 UK Top 100 Chart (April 2009).

Selain untuk mengenang keadian luar biasa di sepak bola, tiap ada event sepak bola yang melibatkan squad The Three Lions, baik itu piala dunia ataupun Euro Cup, selalu dibarengi dengan release lagu-lagu bertema sepakbola di Inggris. Untuk menyambut dan menyemangati squad Inggris di Piala dunia Afrika Selatan 2010, telah dirilis unofficial anthem untuk mereka, yakni lagu The Three Lions 2010 Squad. Lagu ini sempat peak di posisi 21 UK Top 100 Chart. Sebenarnya ini bukan lagu baru, silakan telusuri lebih jauh mengenai lagu resmi squad The Three Lions 2010 di wikipedia.

Bisa dibilang lagu ini menggambarkan apa yang dirasakan seluruh supporter squad Inggris, karena Inggris merupakan tempat asal sepak bola modern yang hingga saat ini dimainkan di seluruh dunia, sehingga bisa dikatakan Inggris adalah rumahnya sepak bola. Selain itu, para supporter Inggris selalu mempunyai ekspektasi yang tinggi pada timnya, setiap ada event sepak bola, harapan yang tinggi selalu muncul, walaupun Inggris jarang memenangkan event tersebut, padahal Inggris selalu punya pemain bintang dan pemain unggulan (walaupun tidak semuanya pemain bintang). Hal itulah yang menimbulakn ekspektasi tinggi dari supporter. Yap, lagu ini menggambarkan supporter yang tak pernah lelah dan terus berharap suatu saat tropi akan diperoleh The Three Lions.

Ya, terlepas dari berbagai kritik yang dilontarkan terhadap squad ini, kini harapan baru boleh lah kita panjatkan lagi di tahun 2010 ini... setelah kegagalan demi kegagalan dari squad ini, saya selalu berharap dan berharap lagi bahwa sepak bola akan kembali ke kampung halamannya di Inggris cuz they deserve it!!! it's coming home, it's coming home, it's coming, football's coming home...





berikut liriknya (thx to monsterlyrics)

The Squad feat. Robbie Williams - Three Lions 2010 Lyrics

It's coming home, it's coming home
It's coming ....... home

(Good old England, England who couldn't play football)

It's coming home, it's coming home
It's coming, football's coming home
(repeat)

Everyone seems to know the score
They've seen it all before
They just know, tey're so sure
That England's gonna throw it away
Gonna blow it away but I know they can play
Cause I remember

Three Lions on a shirt, Jules Rimet still gleaming
All these years of hurt, never stopped me dreaming

So many jokes, so many sneers
But all those oh-so-nears
Wear you down through the years
But I still see that tackle by Moore
And when Lineker scored
Bobby belting the ball
And Nobby Dancing

Three Lions on a shirt
Jules Rimet still gleaming
All these years of hurt
Never stopped me dreaming

(Good old England, England who couldn't play football,
England have got it in the bag)

Dreaming!!!

I know that was then
But it could be again

It's coming home, it's coming home
It's coming, football's coming home
(repeat)

One, two, one two three four

Three Lions on a shirt
Jules Rimet still gleaming
All these years of hurt
Never stopped me dreaming

It's coming home, it's coming home
It's coming home ......

Monday, May 17, 2010

BAKER, A Male Version of Gaga Who Pursues His Study at Harvard



Since he is a male solo artist with a specialization in electropop then i can call him a male version of Lady Gaga (setidaknya saat ini belum ada solois pria yang benar-benar berspesialisasi di bidang ini), tetapi karena karirnya masih baru, maka musikalitas dan attitude-nya masih perlu diuji oleh pasar.

Sebenarnya saya sudah lumayan kekenyangan dengan suguhan musik electropop yang sudah muncul dari dua atau tiga tahun yang lalu saat penyanyi R&B Craig David merelease lagu electropop-nya yang berjudul Insomnia, hingga Lady Gaga yang memproklamirkan diri di genre ini.

Elektropop sudah ada sejak tahun 1980-an, kemudian musik ini muncul lagi tahun 2000 (masih ingat kan dengan Can't Get You Out of My Head-nya Kylie Minoque?). Di masa kini electropop booming lagi tahun 2008/ 2009 dengan kemunculan beberapa musisi (khususnya musisi wanita) yang membawa genre ini seperti Ke$ha, Katy Perry, hingga Gaga. Mulai dari hanya orang Eropa yang keranjingan musik yang enak banget buat joget ini (Anggun-Crazy, Craig David-Insomnia, dll) hingga musik ini menjalar ke Amerika Serikat dan booming sampe sekarang ke seluruh dunia. Dan sepertinya kejayaan electropop ini masih akan berlangsung lama (huh, bakalan sekenyang apa ya saya nanti dengan musik ini???), pasalnya pada tahun ini akan banyak musisi-musisi yang dahulu pernah eksis dengan musik macam ini seperti Sophie Ellis-Bextor dan Kylie Minoque (electropop queen) yang mengeluarkan album dengan genre tersebut di tahun 2010 ini.

Gara-gara booming alias banyak peminat ini lah, electropop berkembang juga hingga amrik dan seluruh dunia. Saking nge-trend-nya electropop, bahkan Backstreet Boys-pun juga gak mau kalah eksis lhoh, dan tidak sedikit penyanyi pop serta R&B yang sedikit berubah haluan ke electropop (hmmm...demi memenuhi permintaan pasar...dan tetep eksis pastinya).

Ya...karena itulah hingga sekarang saya dan kita semua dijejali hasil karya electropop dari berbagai musisi, mulai dari yang musiknya keren abis hingga yang gatot alias gagal total (gatotnya karena si musisi terlalu memaksakan berkarya dengan genre ini). Dan mulailah para tukang remix kebanjiran order, seperti Dave Aude, Redone, dll.

Tapi walaupun saya sudah cukup kenyang dengan genre musik ini, tetap saja kalau ada yang baru dan yang bagus ... saya tetap gemar mendengarkannya. Begitu juga yang tampaknya terjadi di pasar musik, selama orang belum bosan dan masih muncul lagu-lagu bagus dari trend musik yang ada, maka karya-karya seperti itu akan tetap terus muncul. Mungkin hal ini-lah yang menyebabkan selalu saja bermunculan musisi-musisi baru di genre dance-music macam ini, tak terkecuali BAKER, musisi baru yang juga mencoba peruntungannya di genre electropop.

Baker merupakan pria kelahiran New York yang hingga kini masih tercatat sebagai pelajar di Harvard (wow, keren ya...). Di tengah invasi electropop yang didominasi oleh wanita, Baker mencoba peruntungannya di ladang ini dengan mencoba menjadi ikon pria penyanyi electropop. Dengan style baju dan make-up'nya yang agak-agak over mengingatkan kita pada Lady Gaga (what??? ya betul, dia pake make-up guys...agak aneh emang, tapi mungkin itu bisa jadi satu cara promosi yang membedakan dia dengan penyanyi pria lain dan sebagai satu ikon electropop untuk menyaingi standar bermusik Lady Gaga). Standar yang sudah ditancapkan Gaga di genre ini, selain hits electropop-nya, juga style berbusana dan make-upnya yang over banget.

Well, bisa gibilang dia adalah Lady Gaga versi cowok, setidaknya itulah yang ada di pikiran saya saat melihat beberpa video klipnya. Tapi tentunya Baker belum bisa menyamai prestasi Gaga, mungkin lebih pantas-nya dia merupakan Lady Gaga wannabe kali ya...tapi gak menutup kemungkinan di masa datang dia akan setenar Gaga kan??? hehe



Pria asli NYC ini sudah bernyanyi dan melakukan beberapa performance sejak kecil. Selain telah mengikuti paduan suara, grup akapela, dll, Baker mendapatkan 'pendidikan' musik di salah satu radio di NYC. Musisi-musisi dunia yang turut mempengaruhi musikalitasnya antara lain Antony Kidies, Madonna, Chris Martin, hingga Sting. Dan setelah tinggal di berbagai kota di berbagai negara seperti London, LA, dan Florence, selera musik Baker terus berkembang dan kian bervariasi.

Baker memulai karir musiknya dari tahun 2007, dimulai dengan berbagai diskusinya dengan beberapa DJ. Baker meng-cover lagu Nirvana berjudul Heart Shapped Box dengan genre yang berbeda dengan genre Nirvana, lagi itu direkam bersama produser pertamanya. Baker sedikit mencampur hard-rock dengan dance beat. Dan hasilnya ok juga... emang jadi beda benget siy dengan lagu aslinya. Coba juga dengarkan cover lagunya George Michael - Careless Whisper yang direkam oleh Baker, lagu ini jadi kedengaran lebih nge-beat. Berikut adalah lagu baru-nya yang berjudul Echo.



Baker telah bermusik sejak kecil, dan mulai rekaman tahun 2007, namun dia baru memulai promosi yang cukup gencar belakangan ini (via twitter, youtube, dan beberapa e-mailnya ke beberapa website dan blog). Akun Youtube-nya baru dibuat pada Bulan April tahun 2010. Akun Twitter-nya juga baru gencar mempromosikan lagu-lagunya setelah dia memposting video-video -nya di Youtube, akun Facebook Fan Page-nya baru dibuat hari ini (17 Mei 2010), dan Baker belum memiliki website pribadi. Akan tetapi akun myspace-nya sudah dibuat dari tahun 2008. Hingga saat ini dia juga belum terkait kontrak dengan label rekaman.

Walaupun begitu, ternyata sudah cukup banyak lagu yang direkamnya. Hal ini bisa dilihat di myspace-nya maupun akun youtube-nya. Sebagai musisi yang terbilang baru dan belum ada campur tangan label rekaman di dalamnya, musiknya cukup earcatchy dan alunan musik beat-nya cukup mulus. Ya, walaupun tidak direkam di major label, tapi musiknya lumayan keren kok. Lagu-lagunya pun menurut saya cukup komersiil.

Selain memproklamirkan diri sebagai ikon penyanyi pria spesialis elektropop sebagai strategi promosinya, Baker juga membagikan secara gratis hasil rekamannya. Jadi kita bisa mendownload beberapa lagunya secara gratis tetapi tetap legal (no guilty feeling guaranted!!!). Saya mendownload lagunya kemaren (16 Mei 2010) di link yang dia sediakan yakni di mediafire, dan sepertinya link download-nya di mediafire tersebut sudah dihapus hari ini (yang download banyak banget kali ya????? hmmm). Setelah download lagu-lagunya (ada enam lagu yakni Echo, Heart Shapped Box, Keepin Me Up, This Girl, Turbulence, dan Yellow Light), ada satu lagu yang earcatchy banget dan langsung nancep di kepala saya, yakni lagu Turbulence.



Ini barulah awal bagi Baker. Akankah dia berhasil? Akankah dia eksis? Akankah akankah dia bisa bertahan? Akankah dia menyamai prestasi Gaga? Hanya waktu yang bisa menjawab (judul sinetron mode on, hihi).

Berikut lirik lagu Baker yg berjudul Turbulence (silakan koreksi kalau ada lirik yang salah)

Lirik/ Lyrics Turbulence
by Baker


turbulence woho hoo
I’m feelin’ turbulence… turbulence woho hoo

maybe you were too busy to return my call
maybe i never popped into your mind at all
it’s always about you, it’s never about us
i wish i didn’t care so much
I’d rather be lonely, my heart is at your feet
you got me crushing now, I can’t save me

I need to find a way, never felt this way
all you do, you got me going crazy
spinin' around don't wanna come down
my world is shaking and
I’m feelin’ turbulence, turbulence woho hoo
I’m feelin’ turbulence, turbulence woho hoo

you're taking me somewhere i've never been before
i'm in the world when can't take anymore
i need to find a place i can hide away
you make it so hard to stay
trying to hold on, should be moving on
maybe you'll miss me when i'm gone

i need to find a way, never felt this way
all you do, you got me going crazy
spinin’ around don’t wanna come down
my world is shaking and
I’m feelin’ turbulence, turbulence woho hoo
I’m feelin’ turbulence, turbulence woho hoo

you can fall in my arms, I’m feeling you
won't you say to my face that you feel the same way to
i feel my world is shaking
i feel my world is shaking

i need to find a way, never felt this way
all you do, you got me going crazy
spinin’ around don’t wanna come down
my world is shaking and
I’m feelin’ turbulence, turbulence woho hoo
I’m feelin’ turbulence, turbulence woho hoo

I’m feelin’ turbulence, turbulence woho hoo
I’m feelin’ turbulence, turbulence woho hoo


Update!!! berikut link baru untuk mendownload lagu-lagu baker secara gratis dan legal (tertulis di akun twitter-nya) http://www.mediafire.com/?i0wuknmnqwm#1 dan sepertinya lagu yang ditawarkan lebih banyak daripada lagu yang saya download dengan link yang sudah ditutup kemaren.

Monday, April 26, 2010

NOUVELLE VAGUE, Today's Bossa Nova Band Who 'Brings Back' 80's New Wave



Akhir-akhir ini, saya semakin sering melihat iklan Ponds 2010 yang dibintangi oleh Afgan, Andhika, dan Zahir. Ingat kan dengan iklan Ponds yang mengajak penontonnya untuk membeli produk tersebut dan mengikuti quiz yang hadiahnya “jadi bintang video klip Afgan, main film bareng Andhika, atau nonton racing bareng sama Zahir“? Namun, yang membuat saya memperhatikan iklan ini bukanlah bintang-bintang iklan-nya (jujur lho...maklum, saya juga ingat umur, haha), akan tetapi lagu tema alias soundtrack iklan Ponds ini yang sangat earcatchy... samar-samar saya dengar liriknya adalah sebagai berikut,
...
Love can be like bondage, seduce me once again
Burning like an angel, who has heaven in reprieve
Burning like the voodoo man, with devils on his sleeve
Won't you dance with me, in my world of fantasy?

...
Ehm ... suatu musik beraliran jazz bossa nova yang sangat lembut...jadi tambah santai dan rileks saat mendengarkannya. Saya jarang mendengarkan musik genre bossa nova, karena saya hanyalah seorang penikmat musik yang kebanyakan mendengarkan musik top 40 (yang kebanyakan diisi oleh lagu pop, rock, r n b, sedikit country atau pun jazz), tetapi mungkin karena cukup sering mendengarkan lagu ini di televisi, rupanya telinga saya mulai berdamai dengan musik bossa nova ini, musik yang bisa saya dengarkan sambil nyambi apa saja. Usut punya usut, setelah saya googling, ternyata lagu soundtrack iklan Ponds 2010 ini berjudul Dance With Me yang dinyanyikan oleh Nouvelle Vague, sebuah band asal Prancis.



Dan sebenarnya penyanyi asli lagu Dance With Me ini adalah band beraliran gothic rock, yakni Band Lords of The New Church di mana lagu ini pernah dirilis pada tahun 1985. Lagu tersebut kemudian diaransemen ulang oleh Nouvelle Vague pada tahun 2006 dengan aransemen jazzy bossa nova yang terdengar lebih sexy.

Nouvelle Vague beranggotakan dua orang pria yang berperan sebagai produser dan arranger yakni Marc Collin and Olivier Libaux serta beberapa vokalis wanita sebagai additional player (lebih tepatnya additional singer ding …), di mana vokalis-vokalis tersebut bukanlah anggota tetap dan hanya bernyanyi untuk lagu tertentu. Hal ini bisa dilihat pada website resmi mereka, di situ mereka menuliskan anggota band tersebut adalah Marc Collin, Olivier Libaux, and SINGERS (sung by a revolving cast of chanteuses). Vokalis-vokalis wanita tersebut adalah Anaïs Croze, Camille Dalmais, Phoebe Killdeer, Mélanie Pain, Marina Céleste and Gerald Toto (wikipedia). Saat merekam lagu Dance With Me ini ... Melanie Pain-lah yang dipilih sebagai vokalisnya. Dan lagu ini dimuat dalam album mereka yang kedua yang berjudul A Bande Apart.


Komposisi anggota band ini mengingatkan saya akan duo Deep Forest yang juga dari Prancis, dan keduanya sama-sama pemusik yang luar biasa dengan genre musik yang berbeda tentunya. Bedanya, jika Deep Forest memainkan lagu aransemen ciptaannya sendiri, maka Nouvelle Vague merupakan band yang menyanyikan lagu orang lain, khususnya lagu-lagu klasik aliran New Wave, Punk Rock, dan Post-Punk era akhir tahun 1970 dan awal tahun 1980-an (wikipedia). Lagu-lagu lawas tersebut diaransemen ulang dan dinyanyikan dengan gaya bossa nova yang sama sekali berbeda dengan aliran asli lagu-lagu tersebut. Hasilnya…lagu-lagu lawas ini bagaikan lagu baru yang lebih fresh dan sexy, dengarkanlah lagu Band The Cure, Depeche Mode, The Police, The Sex Pistols, dll yang di-cover ulang oleh Nouvelle Vague dengan gaya bossa nova-nya … ya ... karakter orisinal lagu berhasil dirombak habis-habisan…

Menurut Claire Blaustein, dengan menyanyikan ulang lagu-lagu new wave dan punk, yang kemudian diubah dengan gaya bossa nova dan aksen Perancis ala Nouvelle Vague, Nouvelle Vague seolah-olah membawa lagu-lagu klasik ke era dan tempat baru. Menurut Denny Sakrie, salah seorang pengamat musik tanah air, di tangan Nouvelle Vague, lagu-lagu new wave 80-an seolah berganti baju.


Formula yang digunakan oleh Marc Collin and Olivier Libaux adalah dengan menggunakan penyanyi yang belum pernah mendengarkan lagu-lagu asli new wave tersebut, penyanyi hanya diberi notasi melodi tanpa memperdengarkan aransemen asli. Dengan upaya semacam itu, sang penyanyi bebas berintepretasi tanpa terganggu oleh bayang-bayang lagu orisinalnya. Dan kiat ini pun berhasil.

“The original concept of Nouvelle Vague was to use young girl singers who don’t know the meaning of punk and post-punk music,” says Marc Collin, in whose Paris studio the records are made. “That way, they are bringing something new and totally fresh to the songs, and it really worked. So we kept doing it in this direction.” (nouvellevagues.com)

Dalam Bahasa Perancis, Nouvelle Vague berarti new wave, dan dalam Bahasa Portugal berarti bossa nova. Nama yang cocok banget dengan aliran mereka, di satu sisi mereka me-remake lagu-lagu new wave tahun 80-an, di sisi lain mereka menyanyikan lagu beraliran bossa nova … ehm …permainan kata yang pas banget.

Saya belum dapat menemukan kapan berdirinya grup musik ini, yang jelas mereka pertama kali menghasilkan album pada tahun 2004, album yang diberi judul sesuai nama band ini, Nouvelle Vague. Album keduanya adalah Bande A Part yang dirilis tahun 2006. Di album inilah terdapat lagu The Lord of The New Church berjudul Dance With Me yang diaransemen ulang.

Album ketiganya berjudul ‘3’ yang dirilis tahun 2009. Berbeda dengan albu pertama dan keduanya, di album ini Nouvelle Vague tidak hanya bernyanyi dengan vokalis-vokalis wanitanya, akan tetapi di album ini kita akan mendengar para vokalis wanita Nouvelle Vague berkolaborasi dengan para penyanyi asli dari lagu yang mereka aransemen ulang. Oleh karena itu jangan kaget jika sedang mendengarkan album ‘3’ ini, kamu akan mendengarkan suara vokalis pria, itulah para penyanyi aslinya… Salah satu yang membuat kaget adalah track pertama dari album ini, yakni lagu berjudul Master and Servant yang dahulu aslinya dinyanyikan oleh Depeche Mode. Tidak hanya Melanie Plain yang menyanyi di situ, tetapi juga ada suara Martin Gore, vokalis band Depeche Mode.

Nouvelle Vague ... band brilliant yang telah lama malang melintang di jagad musik, akan tetapi baru sekarang saya mengetahuinya (padahal Nouvelle Vague pernah konser di Indonesia tahun 2007 lalu lho, oh … Nouvelle Vague … where have you been all my life?????). Semoga band ini tetap bertahan di tengah gempuran musik pop dan turunannya, misalnya elektropop, dll (saya penggemar elektropop juga lho, hihihi) yang datang dan pergi dengan sangat cepat. Salut buat Marc Collin and Olivier Libaux yang tetap konsisten di jalur bossa nova… Musisi-musisi macam inilah yang benar-benar bermain musik untuk memenuhi hasrat bermusik mereka, dan tak hanya bermusik untuk uang dan pasar…salut…salut…salut…

Selain Dance With Me, silakan dengarkan lagu-lagu Nouvelle Vague lainnya yang juga saya favoritkan...
  1. Friday Night, Saturday Morning
  2. Love Will Tears Apart
  3. In a Manner of Speaking
  4. Blue Monday
  5. Dont Go
  6. The Killing moon
  7. Sweet and Tender Hooligan
  8. Master and Servant
  9. The American

Tuesday, April 20, 2010

The Swimming Babies

Berenang merupakan salah satu cara melatih kemampuan motorik bayi...ppppssssstttt...tapi sebenarnya bukan itu yang akan saya tulis dalam postingan blog ini, hihi, saya cuman pengen masang beberapa foto bayi yang sedang berenang, lucu-lucu banget... saya memperoleh gambar-gambar ini dari website ini.




Thursday, April 15, 2010

Bangkok Traffic Love Story



Hari ini saya nonton film Thailand yang berjudul Bangkok Traffic Love Story (BTS, Thai: รถไฟฟ้า..มาหานะเธอ, Rodfaifah.. Ma Ha Na Ther), film bergenre komedi romantis yang sangat menghibur. Film ini merajai box office Thailand pada akhir 2009 lalu dan memperoleh berbagai penghargaan di Thailand.

Cerita film ini sangat sederhana, akan tetapi film ini sangat berkesan, manis, dan sangat menghibur. Saya dibuat terpingkal-pingkal hampir di seluruh adegan di film ini, ada juga sedih plus nangis di bagian tengah film, dan kesan saya untuk ending film ini adalah ending yang sangat manis...rasanya belum puas kalau hanya menonton sekali. Ditambah pemeran prianya yang tampan, hihi...jadi tambah hepi nontonnya :p Silakan lihat trailer-nya di sini


Pemeran utama wanita-nya adalah aktris Sirin Cris Horwang, yang memerankan tokoh Li, seorang wanita Thailand keturunan China. Li digambarkan sebagai wanita yang ceroboh dan sering melakukan tindakan yang bodoh. Sedangkan pemeran utama pria-nya adalah Theeradej Ken Wongpuapan yang berperan sebagai Lung, seorang insinyur yang bekerja di BTS (Bangkok Mass Transit System) Skytrain. Peran utama pria dalam film ini, Lung, digambarkan sebagai pria charming, pinter, tapi hobi nonton film porno (heheheh). Film ini banyak mengeksplor angkutan masal di Bangkok dan juga kehidupan masyarakat kelas menengah khas kota metropolitan. Tidak ada kehidupan glamor di film ini, sehingga...buat saya, peran dan latar film ini terasa sangat wajar dan sangat nyata.

Bangkok Traffic Love Story bercerita tentang Li, wanita 30 tahun yang belum kunjung mendapatkan jodoh, padahal semua teman dekatnya sudah menikah. Wanita ini sangat ceroboh (bisa dibilang cukup destruktif,hihi...), suka bertindak bodoh, dan suka mabuk. Suatu hari, Li menyetir dalam keadaan mabuk campur ngantuk (nah lo...), akibatnya dia mengalami kecelakaan, kecelakaan inilah yang membawanya bertemu dengan Lung. Karena kecelakaan tersebut, ayah Li melarang Li untuk menggunakan mobil dan kehidupan Li harus berbalik 180 derajat karena dia harus pergi kerja dengan naik berbagai angkutan masal mulai dari kereta (BTS), taksi, angkot, kapal, hingga ojek mengingat letak kantornya yang jauh.

Suatu kejadian yang terjadi di rumah Li akhirnya membawa Lung bertemu lagi dengan Li. Sejak itu, Li semakin sering bertemu dengan Lung karena mereka sama-sama pengguna BTS (dan Lung yang juga bekerja sebagai insinyur di stasiun kereta api). Li mulai jatuh cinta terhadap Lung, sehingga dia melakukan berbagai cara untuk menarik perhatian pria itu. Li juga meminta tips-tips percintaan kepada temannya yang playgirl, Plern. Namun ternyata Plern juga tertarik pada Lung.

Namun, saat Li merasa keinginannya untuk memperoleh cinta Lung sudah hampir terkabul, ternyata Li harus kecewa dengan kenyataan yang ada. Ternyata Lung sudah mempunyai suatu rencana yang sangat mengejutkan Li dan mematahkan hati gadis ini. Di bagian inilah suasana sedih di film ini dimulai.

Nah, apa yang telah direncanakn oleh Lung? silakan tonton sendiri film ini, dijamin terhibur, dan kita juga jadi lebih tahu bagaimana kebudayaan Thailand dan kehidupan middle class di sana. Film ini dikemas dengan sangat apik dan tertata rapi, selain itu ceritanya cukup sederhana dibalut dengan humor sangat cocok untuk tontonan penghilang stress. Selamat menonton...






How cute, hihi...





Suasana saat press conference Bangkok Traffic Love Story





Monday, November 16, 2009

TRAVIS


They all believe there's someone watching over you
They're watching every single thing you say
And when you die They'll set you down and take you through
They'll realise one day

That the grass is always greener on the other side
The neighbour's got a new car that you wanna drive
And when time is running out you wanna stay alive

We all live under the same sky
We all will live, we all will die
There is no wrong, there is no right
The circle only has one side


yup yup...itulah sepenggal lirik lagu berjudul Side dari band Travis. Lagu ini dirilis pas saya masih SMP *tahun 2001*, lirik yang dalam banget maknanya...

Gara-gara lihat video klip Side di Youtube, saya langsung nyari-nyari kaset dan cd album-album travis yang udah lama banget saya simpen...i spin the records and then i wanna listen to them more and more...:) hemmm jadi ingat jaman-jaman smp or sma saat lagu-lagu dari band ini sering saya putar berulang-ulang kali (sampe kasihan saya sama kasetnya...). Saya jadi ingat VJ Donita, VJ Utt, VJ Jamie dari MTV Asia yang sering mengantarkan acara dan memutarkan lagu-lagu Travis di MTV. Lirik-lirik Travis yang dalem banget maknanya ditambah musik yang easy listening dan gak lupa vokal casual dari Fran Healy bikin saya langsung ngefans sama band ini.

Travis merupakan band rock alternative dari Glasgow yang beranggotakan Fran Healy (lead vocals, guitar, piano, banjo), Dougie Payne (bass guitar, backing vocals), Andy Dunlop (lead guitar, banjo, keyboards, backing vocals) and Neil Primrose (drums, percussion). Musik band ini terinspirasi oleh Oasis. And for me, Travis is the most original band out there!!!!

Pada masa jayanya Travis pernah dianugerahi British album of the year sebanya 2 kali pada BRIT Awards. And guess what...Coldplay, Keane and Snow Patrol are strongly influenced by this band. Fakta lain dari band ini adalah ada beberapa lagu mereka yang laris manis jadi soundtrack film dan drama series Hollywood, contohnya lagu Love will Come Through pernah jadi OST-nya Grey's Anatomy, Moonlight Mile, Garden State; lagu Beautiful Occupation jadi OST One Three Hill; lagu Closer jadi OST Kyle XY dan jadi theme song video game FIFA '08.

Hingga saat ini Travis sudah merilis beberapa album dan beberapa single. Berikut discography dari Travis (sumber: Wikipedia dan website official travis http://www.travisonline.com/)
Album:
Good Feeling (1997)
The Man Who (1999)
The Invisible Band (2001)
12 Memories (2003)
Compilation Singles (2004)
The Boy with No Name (2007)
Ode to J. Smith (2008)

Travis tetap eksis di dunia musik hingga sekarang...terbukti dengan munculnya album Ode to J. Smith pada tahun 2008...album ini disajikan tetap dengan karakter musik Travis namun kelihatannya Travis pengen lebih sedikit nge-rock di album ini...and my fave song in this album is of course J. Smith...

Dari semua album Travis, album 12 Memories (2003) is the most recomended dah...berisi 12 lagu yang menurut saya semuanya bagus. Klo saya sih pengen dengerin tiap tracknya tanpa terlawatkan satu pun. Lagu favorit saya di album ini adalah Love will Come Through. Lirik lagu ini agak-agak susah dimengeri, tapi akhirnya saya mendapat pencerahan tentang makna lagu ini dari salah satu kutipan dari Wikipedia, nih dia kutipannya
It is described by Francis Healy as "a song about love, not in the classic context of that sort of hollywood love, you know the one that you see in the pictures "I love you/I love you too" and it's not like that. It's love that you have with your mum and your dad and your friends and stuff, love that equals hope in the face of everything, the love that conquers all, and its dedicated to that love."

Top 5 lagu-lagu Travis dari semua album dan single 'versi saya sendiri' adalah
1. Love will Come Through
2. Side
3. Closer
4. Re-offender
5. Turn

Nah, berikut top chart lagu-lagu Travis pilihan pendengar dari www.last.fm

Travis pernah mengalami masa jaya pada akhir tahun 90-an hingga awal tahun 2000-an di mana lagunya diputar di banyak radio dan televisi. Namun band ini memang kurang bergaung di chart dan pasar musik US...ehm mungkin selera orang amrik dan selera orang Asia dan Eropa agak beda kali yah...terbukti dari beberapa single utamanya, hanya dua lagu yang bisa masuk music chart di US, yakni lagu Why does It Always Rain on Me? dan lagu Sing. Lagu-lagu Travis lebih eksis di chart-chart lagu di Inggris dan beberapa negara Eropa lainnya.

wanna know more 'bout this band??? check these out!!!! http://www.travisonline.com/
http://www.myspace.com/travis
Related Posts with Thumbnails